Studi: Orang Indonesia Paling Malas Jalan Kaki

Studi menunjukkan orang Indonesia paling malas jalan kaki. Padahal, ada 7 manfaat jalan kaki bagi kesehatan.

Studi: Orang Indonesia Paling Malas Jalan Kaki

Sebuah studi menunjukkan, orang Indonesia paling malas jalan kaki. Menurut studi yang dilakukan oleh ilmuwan Stanford, Indonesia merupakan negara yang paling malas jalan kaki di seluruh dunia. Rata-rata orang Indonesia hanya berjalan kaki 3.513 langkah setiap hari.

Penelitian dengan aplikasi pelacakan pergerakan di smartphone itu juga menunjukkan negara yang warganya paling rajin berjalan kaki adalah Hong Kong. Warga Hong Kong tiap hari berjalan sebanyak 6.880 langkah alias paling rajin jalan kaki.

Masyarakat Indonesia cenderung menggunakan transportasi pribadi dibanding jalan kaki, bahkan untuk jarak dekat sekalipun. 

Alasan yang melatarbelakangi malasnya masyarakat Indonesia untuk berjalan kaki adalah fasilitas pejalan kaki di Indonesia kurang memadai, tingkat kebersihan kurang menimbulkan bau tidak sedap bahkan mengganggu pejalan kaki, cuaca yang tidak menentu kadang panas dan kadang hujan.

7 Manfaat Jalan Kaki

Berikut ini adalah beberapa manfaat jalan kaki bagi kesehatan.

1. Mencegah penyakit jantung

Rutin berjalan kaki dipercaya akan membantu dalam mencegah penyakit jantung karena berjalan kaki akan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta akan memperlancar sirkulasi darah.

2. Mengurangi risiko alzheimer

Pada sebuah studi, berjalan kaki mampu untuk membantu untuk mencegah pikun dan mengurangi risiko terjadinya Alzheimer. Di samping itu, berjalan kaki juga baik bagi kesehatan mental karena dengan berjalan kaki akan menjaga kadar endorphin dalam tubuh.

3. Mencegah diabetes

Menurut National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases, rutin berjalan kaki sekitar 6 kilometer per jalam dapat mencegah berkembangnya diabetes tipe 2. Hal ini karena gula darah dalam tubuh bisa terkontrol dengan rutin bergerak.

4. Menurunkan risiko terkena stroke

Dalam stui yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, menujukan bahwa berjalan kaki selama 20 jam dalam satu minggu, bisa menurunkan risiko terserang stroke.

5. Mengencangkan kaki

Rutin berjalan kaki akan membuat otot-otot kaki Anda menjadi lebih kuat. Salah satu cara untuk membangun otot kaki adalah dengan berjalan kaki. Selain itu, Anda bisa menambah kekuatannya dengan berjalan di daerah berbukit atau di atas treadmill.

6. Mencegah osteoporosis

Dengan rutin berjalan kaki, tulang yang pada tubuh juga menjadi kuat dan akan membuat metabolism kalsium di dalam tubuh terjaga. 

Selain itu, rutin berjalan kaki akan membuat Anda terhindar dari risiko osteoporosis karena rutin bergerak.

7. Menghilangkan sakit punggung

Rutin jalan kaki akan mendorong perbaikan sirkulasi darah di dalam struktur tulang belakang dan bisa untuk memperbaiki postur tubuh. Oleh karena itu, berjalan kaki juga baik bagi kesehatan tulang belakang. (Tempo)

0 Comments

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post