5 Cara Mengatasi Gugup Ketika Berpidato

5 Cara Mengatasi Gugup Ketika Berpidato

GUGUP, grogi, atau nervous adalah bagian dalam public speaking atau berbicara di depan umum. Bagaimana cara mengatasi gugup saat berpidato, sambutan, atau presentasi? Berikut ini salah sayu tipsnya.

Ada berbagai tips jitu mengatasi gugup yang kadang jadi penghalang bagi sebagian orang untuk berpidato atau berbicara di depan umum (public speaking). 

Meski dianggap wajar, gugup terkadang memang kondisi yang sulit dihindari karena ketidakmampuan diri mengontrol emosi. 

Meski menjadi penghalang bagi sebagian orang untuk berbicara di depan umum, ternyata ada cara mudah untuk mengatasi gugup.  

Bila perasaan gugup itu tidak segera diatasi, semua materi yang telah disiapkan untuk dibagikan ke depan umum seketika buyar hanya karena gugup. 

5 Cara Mengatasi Gugup ketika Berpidato

Nah, agar performamu tak menurun, berikut cara mengatasi gugup berlebihan saat berbicara di depan umum, seperti yang dilansir CNN Indonesia dari laman psychologytoday.com berikut ini.

1. Tak Perlu Membidik Kesempurnaan

No body's perfect! Tidak ada manusia sempurna di dunia ini. Namun, saat berbicara di depan umum, kita acap kali mensugesti pikiran supaya jangan melakukan kesalahan sekecil apa pun.

Justru hal itu akan membuat kita tegang dan gugup dan pada akhirnya akan membuyarkan pikiran dan segala persiapan. Untuk itu, bangun kepercayaan diri dan motivasi diri sendiri supaya kita tetap tenang saat di depan umum.

Jangan ingin sempurna saat public speaking karena no body's perfect. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menyampaikan materi pidato. Semakin Anda menguasai materi, maka akan kian percaya diri dalam public speaking.

2. Jangan Samakan Keterampilan Berpidato dengan Kemampuan Profesional

Tetap jadi diri sendiri meski sedang berbicara di depan umum. Tidak perlu berlagak Anda mahir berbicara. Dengan begitu Anda akan merasa rileks dan lepas dari tekanan, sehingga benar-benar menikmati waktu berbicara di depan umum.

Selain itu, tidak perlu membandingkan kemampuan berbicara dengan keahlian Anda di bidang lain guna menghindari bertambahnya kecemasan.

3. Mengatasi Gugup dengan Mengubah Grogi Jadi Energi Positif

Kurangnya percaya diri biasanya menimbulkan pada kecemasan dan mudah khawatir tidak bisa berbicara dengan baik di depan umum. 

Ketika gugup itulah hormon adrenalin seketika memuncak. Hormon adrenalin mengakibatkan gula darah meningkat dan digunakan tubuh sebagai energi.

Pembicara yang sukses tahu caranya membuat energi ini bekerja dengan baik--dengan mengubah rasa gugup menjadi antusiasme dan meningkatkan kepercayaan diri. Jadikan energi itu bekerja positif.

4. Hindari Menghafal Setiap Kata

Kecuali jika membaca sumpah setia atau janji nikah, Anda tidak perlu menghafal setiap kata dari pidato untuk mengurangi grogi. 

Memaksakan diri untuk melakukannya hanya akan meningkatkan stres dan menyebabkan kecemasan yang lebih besar. 

Terlebih jika urutan kata-kata yang Anda coba hafalkan salah runut, seketika akan membuyarkan semua kalimat yang sudah dihafalkan.

Ingatlah poin-poin penting saja mengenai hal yang akan disampaikan kepada audiens. Dengan begitu, akan memudahkan Anda sehingga dengan mudah menyampaikan gagasan sekaligus memberi kesan bahwa Anda menguasai topik.

5. Hindari membaca kata demi kata

Hindari membaca setiap kata yang ada di dalam presentasi maupun teks naskah. Ada perbedaan besar antara membaca dan berbicara saat berdiri di depan umum.

Saat Anda membaca setiap kata saat di depan umum, audiens akan cepat merasa bosan. Audiens bakal tidak tertarik dengan apa yang disampaikan meskipun materinya bagus dan hal ini bisa menambah kegugupan saat presentasi.

Sebaliknya, ketika kita berbicara, audiens lebih antusias menyimak dan pesan yang akan disampaikan akan tertanam di benak audiens.

Demikian 5 cara mengatasi gugup ketika berpidato. Jangan lupakan tarik napas panjang sebelum tampil di depan podium. Lakukan juga relaksasi jika memungkinkan.

Ikuti juga kursus penyiar radio, MC, dan podcast RBS agar mahir public speaking!


0 Comments

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post