Keamanan WhatsApp: Apakah Chat Kita Bisa Bocor?


Keamanan WhatsApp tengah menjadi sorotan, terkait data pribadi pengguna WA yang akan dibagikan ke Facebook. Apakah chat atau isi obrolan pengguna WA bisa bocor?
Data bocor menjadi hal "biasa" di era internet. Kabar terbaru, data pengguna Facebook, Instagram, dan Linkedin bocor.

Sebanyak 214 juta data pengguna Facebook, Instagram, hingga LinkedIn bocor. Data yang diduga bocor sejak bulan lalu itu berjumlah sekitar 408 GB. 

Melansir Lifehacker, kebocoran tidak menyasar sandi dari pengguna akun atau informasi keuangan pengguna Facebook dan Instagram.

Keamanan WhatsApp

Bagaimana keamanan chat di WA? Dirilis laman resmi Keamanan WA, sejak hari pertama, WA dibangun untuk membantu pengguna tetap terhubung dengan teman dan keluarga, berbagi informasi penting saat terjadi bencana alam, terhubung kembali dengan keluarga yang terpisah, atau memberi kabar saat mencari kehidupan yang lebih baik. 

"Sebagian momen pribadi Anda dibagikan melalui WhatsApp. Oleh karena itu, kami membangun enkripsi end-to-end ke dalam aplikasi kami. Ketika terenkripsi secara end-to-end, pesan, foto, video, pesan suara, dokumen, dan panggilan Anda terlindungi dari kemungkinan jatuh ke tangan yang salah," tulisnya.

Perpesanan Pribadi

Enkripsi end-to-end WhatsApp diterapkan ketika Anda mengirim pesan kepada pengguna lain menggunakan WhatsApp Messenger. Enkripsi end-to-end WhatsApp memastikan bahwa hanya Anda dan orang yang berkomunikasi dengan Anda saja yang dapat membaca atau mendengarkan apa yang dikirim, dan tidak ada orang lain di antaranya, bahkan WhatsApp. 

Hal ini karena, dengan enkripsi secara end-to-end, pesan Anda diamankan dengan sebuah kunci. Hanya penerima pesan dan Anda saja yang memiliki kunci khusus yang diperlukan untuk membuka kunci dan membaca pesan Anda. Semua ini terjadi secara otomatis: Anda tidak perlu menyalakan setelan tertentu atau membuat chat spesial yang rahasia untuk mengamankan pesan Anda.

Perpesanan Bisnis

Setiap pesan WhatsApp dilindungi oleh protokol enkripsi Signal yang sama yang mengamankan pesan sebelum pesan meninggalkan perangkat Anda. Ketika Anda mengirim pesan ke akun bisnis di WhatsApp, pesan Anda tersampaikan secara aman ke tujuan yang telah dipilih oleh bisnis.

WhatsApp menganggap bahwa chat dengan bisnis yang menggunakan aplikasi WhatsApp Business atau yang mengelola dan menyimpan sendiri pesan pelanggan, sebagai chat yang terenkripsi secara end-to-end. Setelah pesan diterima, pesan tunduk pada praktik privasi bisnis tersebut. Bisnis mungkin menunjuk sejumlah karyawan, atau bahkan vendor lain, untuk memproses dan merespons pesan.

Sebagian bisnis1 akan dapat memilih Facebook, perusahaan induk WhatsApp, untuk menyimpan pesan dan merespons pelanggan secara aman. Anda dapat selalu menghubungi akun bisnis tersebut untuk mempelajari selengkapnya mengenai praktik privasi mereka.

Pembayaran

Pembayaran di WhatsApp, yang tersedia di negara-negara tertentu, memungkinkan transfer antara rekening di lembaga keuangan. 

Nomor kartu dan nomor rekening bank disimpan secara terenkripsi dan dalam jaringan dengan keamanan tinggi. Namun, pembayaran ini tidak terenkripsi secara end-to-end karena lembaga keuangan tidak dapat memproses transaksi tanpa menerima informasi yang terkait dengan pembayaran tersebut.

Kendali ada di Tangan Anda

WhatsApp ingin memastikan Anda mengetahui apa yang terjadi dengan pesan Anda. Jika Anda tidak ingin menerima pesan dari seseorang atau bisnis, Anda dapat memblokir mereka secara langsung dari chat atau menghapus mereka dari daftar kontak Anda. 

"Kami ingin memastikan Anda memahami cara pesan Anda ditangani dan Anda memiliki opsi yang diperlukan untuk mengambil keputusan yang tepat."